Jurusan Sastra Jepang FIB Unand Gelar Bunkasai XI

Selasa, 21/04/2015 09:27 WIB
Bunkasai XI

Bunkasai XI

Padang, sumbarsatu.com—Mahasiswa Jurusan  Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang akan menggelar Bunkasai XI pada 4-6 Mei 2015 di kampus Limau Manih.

Bunkasai adalah festival kebudayaan di Jepang yang biasanya diadakan ketika perayaan golden weeks pada bulan Mei tiap tahunnya. Festival ini biasanya diselenggarakan oleh pelajar-pelajar di Jepang sebagai bentuk perayaan kebudayaan Jepang itu sendiri.

Menurut Dini Alvionita, salah seorang panitia,  Sastra Jepang FIB—jurusan yang mempelajari bahasa, sastra, dan kebudayaan Jepang—ikut meramaikan perayaan golden weeks tahun ini dalam Festival Jepang (Bunkasai)  yang bertepatan dengan golden weeks di Jepang.

“Tahun ini kita mengangkat acara bunkasai. Sudah menjadi tradisi di jurusan sastra Jepang untuk mahasiswa tingkat satu dan dua yang mengangkat acara bunkasai. Bunkasai digelar pada 4-6 Mei 2015 di Kampus FIB Unand di Limau Manih,” kata Dini Alvionita dalam relis yang dikirimkan ke redaksi sumbarsatu.com, Selasa (21/4/2015).

Dijelaskannya, Sastra Jepang FIB Unand telah mengadakan Bunkasai sepuluh tahun, seiring dengan didirikannya Sastra Jepang, dan tahun ini Bunkasai Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas yang XI.

“Bunkasai menampilkan tentang apa saja kebudayaan dan perayaan-perayaan yang ada di Negeri Sakura,” katanya.

Tema Bunkasai XI adalah “Sakura Musim Semi di Langit Musim Panas.” Pada hari pertama, trambahnya, konsepnya formal, lalu diselingi dengan hiburan-hiburan seperti parade band, tarian-tarian Jepang, baik itu tradisional maupun modern.

“Kendati festival kebudayaan Jepang tapi juga dikolaborasikan dengan budaya tradisional Minangkabau. Puncak dari rangkaian Bunkasai yaitu Shoran Boshi (tari tradisional Jepang),” terangnya.

Festival ini lebih menonjolkan kreativitas mahasiswa sastra Jepang itu sendiri “Dari Kami, untuk Kami oleh Kami”.  “Tahun kemarin lebih menekankan kepada empat musim sedangkan tahun ini fokus kepada dua musim yaitu musim semi dan musim panas. “

Maskot Bunkasai tahun ini adalah Akina. Akina merupakan wanita Jepang yang memakai yukata dengan rambut yang dibuat menyerupai bunga sakura. Maskot ini berdasarkan dari tema Bunkasai untuk tahun ini. Maskot itu sendiri fungsinya sebagai identitas Bunkasai tiap-tiap tahunnya.

Selama Bunkasai diisi dengan gelaran edukatif dan lomba. Lomba edukasi di antaranya adalah lomba Shuji (seni menulis huruf Jepang), lomba Rodoku (mendongeng), lomba Kana, lomba mading, lomba cerpen, doujinshi (komik pendek), lomba kanji dasar dan kanji umum. Lomba hiburan di antaranya adalah Singing Contest, Dance Competition, Anime Contest, dan Cosplayer. Lomba yang baru di Bunkasai tahun ini adalah lomba cerpen dan fotografi.

“Dari sepuluh tahun acara Bunkasai, pertama kali menampilkan Parade Band. Band-band ini diwajibkan menampilkan lagu-lagu Jepang. Acara Bunkasai ini juga didukung oleh konsulat jenderal Jepang dan berbagai pihak lainnya,” jelasnya.

Keterangan lebih lanjut tentang Bunkasai XI ini klik di sini. (SSC)


 



BACA JUGA