Festival Budaya Gunung Ganzi 2026 Tampilkan Tradisi Nomaden Tibet dan Dongkrak Pariwisata Daofu

Rabu, 29/07/2026 08:36 WIB

Daofu, sumbarsatu.com – Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Ganzi Sichuan 2026 resmi dibuka di Padang Rumput Yuke, Kabupaten Daofu, Prefektur Otonomi Tibet Ganzi, Provinsi Sichuan, Tiongkok, pada 24 Juli 2026.

Festival yang telah memasuki penyelenggaraan ketujuh ini menjadi ajang promosi budaya nomaden Tibet sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Mengusung perpaduan tradisi dan inovasi, festival menghadirkan beragam atraksi budaya, mulai dari pertunjukan kehidupan nomaden, pameran Warisan Budaya Takbenda (WBT), hingga pengalaman langsung mengenal adat istiadat masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan tersebut menarik perhatian wisatawan yang ingin menyaksikan langsung kekayaan budaya khas dataran tinggi Tibet.

Upacara pembukaan berlangsung di alam terbuka dengan latar Padang Rumput Yuke. Para penggembala memperagakan kehidupan nomaden dengan menggiring ternak melintasi hamparan padang rumput, membawa tenda tradisional berbahan bulu yak hitam yang menjadi ciri khas masyarakat Kham, serta memperlihatkan penggunaan urdah, tali lempar batu tradisional yang digunakan untuk menggembalakan ternak.

Atraksi tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat nomaden Kham yang selama ribuan tahun berpindah mengikuti ketersediaan sumber air dan padang penggembalaan.

Kemegahan pembukaan berlanjut dengan parade kavaleri berat dan penunggang kuda yang terinspirasi dari tokoh epik Raja Gesar. Para penunggang berkostum tradisional berpacu di padang rumput, memperlihatkan keterampilan berkuda yang menjadi bagian penting budaya masyarakat Tibet.

Festival juga menampilkan parade busana etnik yang memadukan kain tenun wol tradisional Tibet (pulu) dengan rancangan busana modern. Perpaduan tersebut memperlihatkan bagaimana warisan budaya lokal terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

"Saat menyaksikan kehidupan nomaden ditampilkan secara langsung, saya merasakan kerinduan pada kehidupan pastoral yang sederhana. Seluruh keluarga kami sangat menyukai suasana padang rumput Daofu. Pengalaman seperti ini tidak mungkin ditemukan di kota," ujar Zhang, wisatawan asal Beijing yang sengaja datang menghadiri festival.

Festival tahun ini berlangsung hingga 26 Juli dengan delapan agenda utama. Selain upacara pembukaan, kegiatan meliputi pertunjukan massal Warisan Budaya Takbenda Ganzi yang melibatkan sekitar 1.000 peserta, gala tari Guozhuang bertema mode, lokakarya warisan budaya, pameran produk lokal, festival kuliner khas daerah, hingga pertunjukan musik di kawasan padang rumput.

Kabupaten Daofu dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki kekayaan alam dan budaya yang menjadi daya tarik wisata utama di Sichuan bagian barat. Berada di kawasan pegunungan dengan suhu musim panas rata-rata sekitar 24 derajat Celsius, wilayah ini menawarkan panorama Gunung Salju Yala, Taman Hutan Batu, Padang Rumput Yuke, padang rumput alpine, Danau Tianlong, serta kekayaan budaya masyarakat Kham yang berada di jalur bersejarah Jalur Sutra Dataran Tinggi.

Perkembangan sektor pariwisata Daofu juga menunjukkan tren positif. Dalam periode Juli 2021 hingga Juni 2026, daerah ini tercatat menerima sekitar 10,41 juta wisatawan dengan total pendapatan pariwisata mendekati 11,45 miliar yuan.

Melalui Festival Budaya dan Pariwisata Gunung Ganzi, pemerintah daerah berharap pelestarian budaya nomaden dapat berjalan seiring dengan pengembangan industri pariwisata, sehingga warisan budaya tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.ssc



BACA JUGA