Menaker Minta Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan

Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB
Magang 2

Magang 2

Medan, sumbarsatu.com — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar belakang pendidikan agar proses pembelajaran berjalan efektif dan meningkatkan kompetensi secara optimal.

Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin, Medan, Rabu (22/4/2026).

Yassierli menilai masih terdapat peserta magang, termasuk lulusan sarjana, yang belum mendapatkan penugasan sesuai tingkat pendidikannya. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu segera diperbaiki agar pengalaman belajar yang diperoleh lebih relevan dengan kompetensi peserta.

Ia mencontohkan temuan peserta magang lulusan S1 yang ditempatkan pada tugas yang belum mencerminkan kapasitas akademiknya.

“Kepada direktur rumah sakit, saya minta fasilitasi adik-adik untuk belajar. Lulusan S1 sebaiknya diberikan tugas yang lebih menggambarkan tingkat pendidikannya,” ujar Yassierli.

Selain itu, ia juga mengingatkan peserta magang untuk memanfaatkan program tersebut sebagai sarana pembelajaran dan penguatan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

“Masa magang harus dijalani dengan serius, disiplin, dan bertanggung jawab agar benar-benar meningkatkan kesiapan kerja,” katanya.

Pelaksanaan Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin diikuti 48 peserta dari batch 2 dan batch 3. Mereka ditempatkan di berbagai unit layanan, terdiri atas 27 perawat, 13 teknisi listrik dan AC, serta 8 resepsionis.

Sejumlah peserta juga dilaporkan telah menerima tawaran untuk bergabung sebagai pekerja dari pihak manajemen rumah sakit.

Yassierli berharap program magang dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, serta kesiapan peserta menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.ssc



BACA JUGA