Nagari Lareh Nan Panjang Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Riau (Unri) melaksanakan kegiatan kolaboratif berupa penginputan data ke dalam Sistem Informasi Nagari di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, kemarin.
Kegiatan ini bertujuan mendukung pengelolaan data kependudukan dan administrasi nagari agar lebih tertata dan sistematis.
Berdasarkan hasil observasi dan koordinasi dengan perangkat nagari, mahasiswa menemukan bahwa data kependudukan belum sepenuhnya terdokumentasi secara optimal.
Menindaklanjuti hal tersebut, mahasiswa KKN Unand dan Unri membantu proses penginputan data warga agar tersimpan lebih rapi, terstruktur, dan mudah diakses oleh pemerintah nagari.
Selain data kependudukan, mahasiswa juga melakukan penginputan berbagai data dan informasi nagari ke dalam website resmi nagari. Langkah ini dilakukan untuk melengkapi basis data digital yang dibutuhkan dalam mendukung administrasi, pelayanan publik, serta pendokumentasian kegiatan nagari.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif, mahasiswa KKN UNAND dan UNRI turut menghimpun data potensi budaya lokal melalui wawancara langsung dengan masyarakat.
Salah satu potensi yang didata adalah Kue Gelong, makanan khas Nagari Lareh Nan Panjang Selatan. Informasi yang diperoleh kemudian diolah dan dimasukkan ke dalam website nagari sebagai bagian dari pendataan dan promosi budaya lokal.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat nagari dan partisipasi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan warga menjadi faktor utama kelancaran proses penginputan data.
Melalui kegiatan ini, data kependudukan dan potensi lokal Nagari Lareh Nan Panjang Selatan diharapkan terdokumentasi dengan lebih baik dalam sistem informasi nagari. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN UNAND dan UNRI tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung pengelolaan data nagari yang lebih tertib, akurat, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Nia Ramadhani, Taufiq Akbar Daulay, Andhika Dwi Cahyadi, Akbar Oktaviandri, Tania Agustin, Dian Anggraeni, Laksamana Abdul Aziz, Tifa Hafizah, Restu Anggara, Muhammad Ikhsan Gusniwan, dan Fathur Rahman.ssc/rel