PT Agrowitarama Sosialisasikan Agar Masyarakat Tak Bakar Hutan dan Lahan Saat Buka Kebun

Sabtu, 06/06/2026 19:41 WIB
lahan

lahan

 
 
Simpang Empat, sumbarsatu.com-- Pihak PT Agrowiratama Kabupaten Pasaman Barat sosialisasikan program tidak Membakar Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk membuka kebun.
 
Sosialisasi tersebut, dilaksanakan oleh PT Agrowiratama,  kepada pemangku kepentingan perusahaan, aparat nagari, ninik mamak, dan kepala  jorong dan pelatihan kepada Tim Damkar PT Agrowiratama, di GOR PT Agrowiratama Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Kamis (4/6/2026).
 
GM PT Agrowiratama Sijon didampingi Manager Humas PT Agrowiratama Lelo Ritonga menyebutkan, sosialisasi bagi pemangku kepentingan tersebut dilakukan,  agar tidak membakar lahan untuk membuka kebun (zero burning) dan agar berhati-hati terhadap potensi kebakaran, bekerja sama dengan dinas terkait Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
 
Narasumber dalam sosialisasi tersebut, adalah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat Zulkarnain, Pewakilan BKSDA Provinsi Sumbar oleh Antonius Vevri dan Kasat Pol PP & Damkar Kabupaten Pasaman Barat Handoko.
 
Turut hadir Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerbunan Pasbar, Dinas Tenaga Kerja, Pemkab Pasaman Barat, Pj Walinagari, Jorong, pengurus Plasma dan Masyarakat Sekitar Perusahaan dan Pengurus Koperasi, Ketua Karang Taruna Air Haji serta tokoh masyarakat sekitar perusahaan.
 
Menurut Zulkarnain, diharapkan pihak perusahaan meningkatkan kesiapsiagan pencegahan kebakaran hutan dan lahan terutama di lingkungan HGU, serta mem-update terus peralatan pemadam kebakaran sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan.
 
Dia juga mengharapkan, kepada perusahaan agar meningkatkan askes jalan yang bisa mengacu pada kesiapsiaagan bencana tsunami bagi wilayah Nagari Sungai Aur Barat Sikilang, yang menjadi jalur evakuasi.
 
Kepada masyarakat sekitar  lingkungan perusahaan PT Agrowiratama dia menghimbau, agar tidak melakukan pembakaran terhadap pembukaan lahan baru. 
 
Zulkarnain menyampaikan, terima kasih kepada perusahaan yang telah mengadakan sosialisasi ini dan berharap kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam pembukaan lahan.
 
Hal yang sama juga disampaikan oleh Plt Kadisbun dan Peternakan Pemda Pasaman Barat Afrizal,   dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada PT Agrowirama yang secara rutin mengadakan sosialisasi sebagai upaya preventif dalam dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
 
Camat Sungai Aur Alfa Edison, memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Agrowiratama yang sebelumnya telah memberikan reward, kepada tiga nagari yang dalam bentuk barang bagi nagari sukses yang tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan kebun sawit. 
 
“Semoga apa yang dilaksanakan PT Agrowiratama ini jadi contoh bagi perusahaan lainnya,” kata Alfa Edison.
 
Manager Humas PT Agrowiratama Lelo Ritonga, menyampaikan terima kasih kepada narasumber dan pemerintah daerah yang telah mendorong terlaksananya sosialisasi  Karhutla atau bebas api,   ini demi penyelamatan hutan dan lingkungan serta sebagai 'early warning' untuk selalu waspada akan bahaya negatif dari kebakaran hutan dan lahan.
 
“Kami dari perusahaan berkomitmen untuk menjaga ekosistem dan lingkungan dengan tidak membakar hutan untuk berkebun,” katanya.
 
Program Karhutla ini sesuai dengan instruksi Gubernur Sumatera Barat, dalam surat nomor 522.6/3182/DISHUT 2026,
Tentang Peningkatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan 2026 yang ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota se- Sumbar  tertanggal 31 Maret 2026 lalu.
 
Pada intinya surat gubernur itu,  meminta semua pihak masyarakat, untuk tidak membakar hutan dan lahan saat berkebun,  apalagi saat ini musim kemarau panjang yang diprediksi lebih panas dari tahun sebelumnya. (Ssc/nir)



BACA JUGA