Senin, 02/02/2026 18:43 WIB

AdaKami Turun Langsung Dukung Pemulihan Korban Banjir Sumatra

acw

acw

 

Jakarta, sumbarsatu.com — Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir 2025 meninggalkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat. Untuk mendukung proses pemulihan, platform pembiayaan digital AdaKami bekerja sama dengan BenihBaik.com menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar melalui program AdaKami Peduli.

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya melalui penyediaan dapur umum dan fasilitas sanitasi darurat di enam wilayah terdampak di Aceh, yakni Kampung Durian Dusun Subur, Dusun Mesjid, Desa Blang Cut, Gampong Alue Ie Mirah, Dusun Pasi, dan Kota Lintang.

Dapur umum disiapkan untuk melayani hingga 100 orang per hari dengan tiga kali waktu makan. Selain itu, fasilitas sanitasi darurat dilengkapi tandon air bersih berkapasitas 5.000 liter beserta sarana pendukung lainnya di setiap titik penyaluran. Program bantuan ini dilaksanakan secara bertahap sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Direktur Utama AdaKami, Bernardino Vega, mengatakan bahwa respons perusahaan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pengurangan tekanan finansial bagi pengguna yang terdampak bencana.

“Sebagai platform pembiayaan digital yang tumbuh bersama masyarakat, kami berupaya memastikan respons yang diberikan relevan dengan kondisi di lapangan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam proses pemulihan,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan kemanusiaan, AdaKami juga memberikan relaksasi pinjaman bagi pengguna di wilayah terdampak melalui opsi restrukturisasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK, Indra, mengapresiasi inisiatif kolaboratif tersebut.

“Kami menilai lembaga jasa keuangan yang sehat dan berkelanjutan adalah yang mampu menyeimbangkan kinerja keuangan dengan inovasi, kepatuhan, dan kepedulian sosial. Inisiatif ini patut menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya,” katanya.

Founder & CEO BenihBaik.com, Andy F. Noya, menambahkan bahwa meskipun kondisi banjir mulai surut, kebutuhan dasar masyarakat masih menjadi tantangan utama di lapangan.

“Kolaborasi ini memastikan akses pangan dan sanitasi tetap tersedia selama masa pemulihan. Upaya seperti ini penting agar masyarakat terdampak tidak merasa sendirian menghadapi situasi sulit,” ujarnya.

Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, AdaKami berharap dapat terus berkontribusi secara berkelanjutan dan relevan bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi darurat dan pascabencana.ssc/rel

BACA JUGA