Simpang Empat, sumbarsatu.com—Hujan lebat yang mengguyur wilayah Pasaman Barat sejak Selasa sore (9/12/2025) membuat debit air Sungai Batang Saman di Nagari Aia Gadang kembali naik drastis.
Derasnya arus menyeret seorang warga yang pulang dari kebun, Aper (45), saat menyeberang sungai sekitar pukul 18.30 WIB di Kampuang Bukit, Jorong Batang Umpai.
Aper tidak sempat menyelamatkan diri. Sementara rekannya, Abu Talib, berhasil berenang ke tepian dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga.
Tak menunggu lama, masyarakat bersama Basarnas, BPBD, serta unsur TNI–Polri melakukan penyisiran hingga malam hari, termasuk dua kali penyisiran menggunakan speedboat. Namun hingga pukul 02.30 WIB Rabu dini hari, korban belum ditemukan. Warga tetap berkumpul di rumah keluarga korban untuk memberikan dukungan.
Pencarian dilanjutkan Rabu pagi oleh tim gabungan Basarnas, BPBD Pasaman Barat, relawan, dan masyarakat dengan memperluas area penyisiran ke hilir Batang Saman. Hujan yang masih turun membuat kondisi lapangan cukup berat.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi Pj Wali Nagari Aia Gadang Revi Putra, turun langsung ke lokasi memantau pencarian. Revi mengimbau warga tetap waspada dan melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan korban.
“Air sudah mulai surut, tetapi arus masih kuat. Warga kami imbau untuk tidak menyeberang dulu demi keselamatan,” ujar Revi.
Posko pencarian didirikan di Jorong Batang Umpai dan kantor BPBD Pasaman Barat. Hingga pukul 13.00 WIB Rabu siang, proses pencarian masih terus berlangsung di bawah koordinasi Basarnas. (ssc/nir)