Sabtu, 22/02/2020 18:31 WIB

Unbrah Padang Buka Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Tanjung Raya

Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang, dalam kegiatan University Social Responsibility (USR), membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, di Puskesmas Maninjau, Sabtu (22/2/2020).

Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang, dalam kegiatan University Social Responsibility (USR), membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, di Puskesmas Maninjau, Sabtu (22/2/2020).

Agam, sumbarsatu.com- Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Padang, dalam kegiatan University Social Responsibility (USR), membuka pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, di Puskesmas Maninjau, Sabtu (22/2/2020).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan penelitian dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara terpadu atau University Social Responsibility (USR) yang dilaksanakan sejak Kamis-Minggu (20-23/2/2020).

Koordinator Pelayanan Kesehatan, dr. Bun Yurizali menyebutkan, pelayanan itu fokus kepada spesialisasi. Dalam hal ini pihak universitas membawa dokter spesialis untuk 14 bidang di antaranya penyakit dalam, bedah, syaraf, mata, THT, kebidanan, anak, dan lainnya.

“Pelayanan dan obat-obatan yang kita sediakan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan satu hari, mulai pukul 08.00-16.00,” ujarnya.

Sampai saat ini pasien yang dilayani sudah ratusan orang. Bahkan masih banyak masyarakat yang mengikuti antrian untuk mendapatkan pelayanan.

Teknis pelayanan sama seperti yang dilakukan puskesmas. Diawali pendaftaran, pemeriksaan fisik. Kemudian pasien diarahkan ke dokter umum untuk mengetahui penyakit yang diderita. Baru dilanjutkan ke poli spesialis untuk memeriksa penyakit, agar pasien bisa mendapatkan obat-obatan sesuai penyakitnya.

“Kita berharap pelayanan ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Sehingga USR yang dilaksanakan di Tanjung Raya dapat memberikan kesan tersendiri khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

Tidak hanya mendapat pelayanan dan obat, setiap pasien yang selesai berobat diberikan ssebaasng bibit tanaman, untuk ditanam di perkarangan mereka. (MSM)

BACA JUGA