Bupati Agam, H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-71, Hari Ibu ke-91, dan Apel Operasi Lilin 2019, di halaman Kantor Bupati Agam, Kamis (19/12/2019).
Agam, sumbarsatu.com- Bupati Agam, H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-71, Hari Ibu ke-91, dan Apel Operasi Lilin 2019, di halaman Kantor Bupati Agam, Kamis (19/12/2019).
Pada kesempatan itu, bupati membacakan amanat tertulis presiden. Presiden menyampaikan peringatan Hari Bela Negara ke- 71, merupakan wujud bela negara, menunjukkan kepada dunia bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap eksis selamanya.
“Kita sama sama mencermati bahwa tantangan yang dihadapi bangsa dan negara kita, semakin hari semakin berat dan beragam bentuknya. Sebagaimana diingatkan Bung Karno, bahwa perang modern bukan perang militer, melainkan peperangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat,” ujar presiden dalam sambtuan tertulisnya.
Selanjutnya, bupati membacakan amanat tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Ia mengingatkan, bahwa hakikat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
“Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah ini, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional, sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia, dan diperingati setiap tahunnya, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
Bupati juga membacakan amanat Kapolri, Jenderal Pol. Idham Azis, tentang Operasi Lilin Tahun 2019. Fokus pengamanan operasi adalah 61.308 objek di seluruh Indonesia. Baik di tempat ibadah, tempat wisata, pusat perbelanjaan, objek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.
Dalam pelaksanaannya, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel gabungan, yang terdiri dari 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, dan 54.259 berasal dari instansi terkait, antara lain Pol PP, Dishub, Diskes, Pemadam Kebakaran, Linmas, dan sebagainya.
Operasi Lilin Singgalang 2019 akan digelar selama 10 hari, mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.
Upacara diikuti jajaran ASN Kabupaten Agam, Forkopimda, OPD, Bundo Kanduang, Niniak Mamak, dan lainnya. (MSM)