KPU Sumbar Perkuat Pendidikan Pemilih Lewat "Sharing Knowledge" dengan KPU Sulsel

Rabu, 19/08/2026 21:15 WIB

Padang, sumbarsatu.com— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat memperkuat program pendidikan pemilih melalui sharing knowledge atau berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan KPU Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi jajaran KPU untuk bertukar pengalaman, strategi, serta inovasi dalam melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Sumatera Barat, Jons Manedi, mengatakan sharing knowledge menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas program pendidikan pemilih.

Sharing knowledge ini menjadi ruang bagi kita untuk saling berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi dalam melaksanakan sosialisasi serta pendidikan pemilih,” kata Jons, Rabu (19/8/2026).

Menurut Jons, setiap daerah memiliki karakteristik masyarakat yang berbeda. Karena itu, pengalaman dan inovasi yang berhasil diterapkan di suatu daerah dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan program pendidikan pemilih.

Dalam kegiatan tersebut, KPU Sumbar turut membagikan sejumlah praktik baik yang telah dilaksanakan bersama 19 KPU kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Salah satu program yang dibagikan adalah kegiatan berbasis kepramukaan. Program tersebut dinilai dapat menjadi sarana untuk mendekatkan pendidikan demokrasi kepada generasi muda sekaligus mengenalkan nilai-nilai kepemiluan sejak dini.

“Program-program yang sudah berjalan di Sumatera Barat tentu terus kami evaluasi dan kembangkan. Melalui sharing knowledge, kami bisa mendapatkan masukan sekaligus melihat inovasi yang bisa diterapkan,” ujarnya.

Selain membahas program inovasi, jajaran KPU juga bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada tahapan Pemilu dan Pilkada sebelumnya.

Pertukaran pengalaman antardaerah tersebut diharapkan menghasilkan model pendidikan pemilih yang lebih kreatif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU RI, Agus Mellaz, menilai pertukaran pengalaman antardaerah penting untuk memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan pemilih.

“Program seperti ini sangat baik untuk dilaksanakan, khususnya sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik baik antardaerah,” kata Agus.

Ia mendorong jajaran KPU di daerah untuk terus mengembangkan program sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan mempertimbangkan karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.

Sementara itu, KPU Sulawesi Selatan turut memaparkan sejumlah inovasi dalam pendidikan demokrasi yang telah dikembangkan di daerah tersebut.

Beberapa di antaranya adalah program KPU Demokrasi, Pilkadar, pemilihan ketua OSIS secara serentak, hingga debat pelajar se-Sulawesi Selatan.

Berbagai inovasi tersebut menjadi bahan pertukaran pengalaman bagi KPU Sumbar dan KPU Sulsel untuk memperkaya strategi pendidikan pemilih, khususnya dalam menjangkau pemilih muda dan kelompok masyarakat yang selama ini menjadi sasaran program sosialisasi kepemiluan.

Melalui kegiatan tersebut, KPU diharapkan tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada, tetapi juga membangun kesadaran bahwa pendidikan demokrasi merupakan proses yang perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang pelaksanaan pemilu.ssc



BACA JUGA