Hadapi Disrupsi AI, AMSI Kembangkan AMSINews.id sebagai Data Hub Media

Rabu, 04/02/2026 19:36 WIB
AM

AM

 

Jakarta, sumbarsatu.com— Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengambil langkah proaktif dalam merespons perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan menjajaki transformasi platform AMSINews.id. Upaya ini disosialisasikan melalui webinar daring bertajuk Sosialisasi AMSINews.id yang diikuti lebih dari 60 perwakilan media anggota AMSI dari berbagai wilayah di Indonesia, Selasa (3/2/2026).

Dalam sambutan pembuka, Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyampaikan bahwa kehadiran AI generatif memicu disrupsi ganda bagi media digital. Dampak tersebut berupa penurunan trafik organik hingga 20–30 persen akibat fitur ringkasan AI, serta eksploitasi konten oleh robot perayap (crawler bots) tanpa kompensasi.

“Kita tidak boleh lagi bersikap defensif, tetapi harus proaktif menyiapkan strategi. Kunci utamanya adalah kolektivisme. Kita tidak bisa berjuang sendiri di era AI. Kebersamaan seluruh publisher di AMSI menjadi penting agar posisi tawar secara hukum dan ekonomi lebih kuat saat bernegosiasi dengan platform AI,” tegas Wahyu.

Platform AMSINews.id yang sebelumnya berfungsi sebagai agregator berita kini dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi data hub atau saluran distribusi data bagi platform AI. Melalui infrastruktur ini, AMSI bertujuan mengamankan konten anggota sekaligus membuka peluang pendapatan baru melalui lisensi data.

Ketua Bidang Teknologi dan Informasi AMSI sekaligus Chief Technology Officer Tempo, Heru Tjatur, menjelaskan bahwa pengembang AI membutuhkan data berkualitas tinggi dan akurat untuk melatih model kecerdasan buatan guna menghindari “halusinasi” atau ketidakakuratan informasi.

“Faktanya, infrastruktur media saat ini terbebani aktivitas bot AI yang meningkat tajam, sementara nilai konten jurnalistik sering kali lepas tanpa imbal balik. Melalui AMSINews.id, kami menyiapkan infrastruktur kolektif agar pengembang AI dapat mengakses data melalui jalur lisensi resmi, sehingga media memperoleh kompensasi yang adil,” ujar Heru.

Dalam sesi diskusi, dipaparkan sejumlah manfaat penguatan AMSINews.id bagi anggota maupun organisasi. Bagi media anggota, penguatan ini membuka peluang monetisasi arsip berita dalam format teks, foto, dan video sebagai dataset AI. Selain itu, sistem ini diharapkan memperkuat perlindungan hak cipta melalui pengaturan akses bot yang lebih ketat serta menyediakan bantuan teknis untuk standarisasi format data.

Sementara bagi organisasi, AMSINews.id diharapkan memperkuat peran AMSI dalam menegosiasikan hak cipta jurnalistik secara kolektif, serupa dengan konsep Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) di industri musik.

Saat ini AMSI tengah menjajaki kolaborasi teknis dengan platform internasional seperti Mozilla Data Collective (MDC) dan SyftBox (OpenMined). Teknologi ini memungkinkan distribusi data yang aman dan transparan tanpa harus menyerahkan kepemilikan data mentah secara penuh.

Bagi anggota AMSI yang berminat mengikuti inisiatif ini, AMSI membuka ruang komunikasi melalui sekretariat organisasi. Sebagai langkah awal, anggota diharapkan mulai mengidentifikasi dan menginventarisasi seluruh aset digital yang dimiliki sejak awal berdiri. Proses inventarisasi tersebut akan memudahkan pengembang AMSINews.id dalam membangun struktur data kolektif yang seragam.

Sosialisasi ini merupakan tahap awal penjajakan internal. AMSI akan terus mematangkan mekanisme legal dan teknis sebelum meminta mandat penuh dari seluruh anggota untuk memulai proses komersialisasi data secara kolektif.

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) merupakan organisasi perusahaan media siber yang berkomitmen membangun ekosistem media digital yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan. Saat ini AMSI beranggotakan ratusan media siber yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.ssc/rel



BACA JUGA