
Tanah Datar, sumbarsatu.com – Organisasi perantau Nagari Sabu, Kecamatan Batipuh, yang tergabung dalam Sabu Sakato (Sako), menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di kampung halaman pada Sabtu (5/4/2025). Selain Mubes, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan kemanusiaan lainnya.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, yang menyampaikan apresiasinya atas kiprah Sako dalam mendukung pembangunan di nagari asal mereka.
“Sebagai organisasi perantau, Sako telah banyak berbuat untuk kampung halaman. Ini tentu patut kita apresiasi dan semoga terus berlanjut di masa mendatang,” ujar Bupati Eka Putra.
Bupati juga mendorong agar Sako dapat berperan lebih aktif dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi, khususnya UMKM di Nagari Sabu.
“Jalan di Nagari Sabu saat ini sudah sangat bagus dan menjadi jalur alternatif menuju Padang Panjang maupun Bukittinggi. Ke depan, Sako bersama nagari bisa mendukung lahirnya UMKM dan tempat pemasarannya agar masyarakat yang melintas bisa berbelanja, sehingga roda ekonomi ikut bergerak,” katanya.
Terkait Mubes, Eka Putra berharap terpilih pengurus yang amanah dan bisa bersinergi dengan program pemerintah daerah.
“Masih banyak program unggulan yang bisa dikerjasamakan. Terkait pembangunan gedung serbaguna, silakan ajukan proposalnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Sako Nusantara, Rio Hendra, menjelaskan bahwa kehadiran organisasi Sako bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara perantau dan masyarakat kampung halaman.
“Sako berdiri sejak 2019. Tujuannya untuk menyatukan ranah dan rantau agar berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan bisa terlaksana sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Rio memaparkan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain santunan anak yatim senilai sekitar Rp130 juta, bantuan untuk korban bencana, serta dukungan biaya akomodasi ambulans pengangkut jenazah dari rantau ke kampung halaman.
“Semua program berjalan baik karena komunikasi antara ranah dan rantau terjalin lancar di bawah wadah Sako. Semoga ini bisa terus dipertahankan dan Sako semakin jaya ke depan,” katanya.
Dukungan terhadap Sako juga datang dari Wali Nagari Sabu, Edri Fauzen Dt. Kayo. Ia menyebut, keberadaan Sako sangat membantu pemerintahan nagari, khususnya dalam hal sosial kemasyarakatan.
“Bantuan untuk anak yatim tidak hanya diberikan bagi yang berada di kampung halaman, tapi juga yang tersebar di berbagai daerah, asalkan berasal dari Nagari Sabu. Alhamdulillah, kemarin kita bantu sekitar 200 anak yatim dengan total dana Rp130 juta,” sebutnya.
Ia juga mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap nagarinya, terutama dalam hal perbaikan infrastruktur jalan.
“Pak Bupati Eka Putra sangat perhatian pada Nagari Sabu. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut, khususnya untuk kelanjutan pembangunan gedung serbaguna,” pungkasnya. SSC/NC